PERBAIKAN PRESENTASI MIKROPROSESOR
1. File presentasi : Download
2. Tugas rangkaian Interface : Download
3. Tugas program Assembler : Download
4. Tugas rangkaian buku mikroprosesor INTEL : Download
5. Rangkaian buku (revisi) : Download
6. Rangkaian buku (tambahan) : Download
7. UTS
a. Rangkaian : Download
b. HTML : Download
c. Program : Download
d. Video panduan : Download
A. Presentasi Mikroprosesor2. Tugas rangkaian Interface : Download
3. Tugas program Assembler : Download
4. Tugas rangkaian buku mikroprosesor INTEL : Download
5. Rangkaian buku (revisi) : Download
6. Rangkaian buku (tambahan) : Download
7. UTS
a. Rangkaian : Download
b. HTML : Download
c. Program : Download
d. Video panduan : Download
Referensi : Darwison, 2010, "Teknik Interface (antarmuka): Perancangan Hardware dan Simulasi Sofware serta Aplikasinya", ISBN:978-602-9081-10-7, CV Ferilia, Padang.
Mikroprosesor dalam bahasa
indonesia sering disebut pengolah mikro (prosesor=pengolah;mikro). Dalam bentuk fisik mikroprosesor adalah
sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam
sebuah sistem komputer.
Mikroprosessor 8088 memiliki empat kelompok register 16-bit, yaitu :
Pertama kali Mikroprosesor
dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp. Jenis-Jenis Mikroprosesor:
a.Mikroprosesor
4 Bit, yaitu Intel 4004
b.Mikroprosesor
8 Bit, yaitu Intel 8008, Intel 8080, Intel 8085
c.Mikroprosesor
16 Bit, yaitu Intel 8086, Intel 8088, Intel 80286
d.Mikroprosesor
32 Bit, yaitu Intel 80386, Intel 80486
e.Mikroprosesor
64 Bit, P5 atau Intel 80586
Sebelum mempelajari lebih lanjut mengenai mikroprosesor 8088, kita harus memahami terlebih dahulu mengenai proses kerja dari prosesor itu sendiri
Proses kerja dari prosesor itu sendiri dapat dilihat pada skema kerja dari prosesor sebagai berikut :
Mikroprosesor
8088
Mikroprosesor 8088 memiliki
karakteristik sebagai berikut:
•8-bit
Data Bus Interface (D) sampai D7), 8 jalur Data Bus Eksternal
•16-bit
internal Architecture, internal Data Bus 16 jalur.
•Direct
Adressing memory sampai 1 Mbyte.
•Memiliki
Register masing-masing 16 bit.
Berikut bentuk IC 8086 dalam proteus :
Adapun konfigurasi pin-pin IC
mikroprosesor 8088 adalah seperti gambar 11.
Fungsi masing-masing pin dari
mikroposessor 8088 adalah:
•AD0
– AD7 adalah Bus address –
data
•A8
– A15 adalah Bus address
•A19/S6, A18/S5,
A17/S4, A16/S3
•RD
adalah Read
•WR
adalah Read
•READY
adalah Ready
•INTR
adalah Interrup Request
•TEST
adalah Test
•NMI
adalah Nonmaskable Interrupt
•RESET
adalah Reset
•CLK
adalah Clok
•VCC
adalah Vcc -> Input tegangan pencatu +5V
•GND
adalah Ground-> Hubungan ke ground
•MN/-MX
adalah Mode Minimum / Maksimun
•IO/-M
adalah Input/Output atau Memori
•INTA
adalah Interrupt Acknowledge
•ALE
adalah Addres Latch Enable(yg
mengrim
sinyal
control)
•DT/-R adalah Transmite/ - Receive
•–DEN adalah Data Bus Enable
•DT/-R adalah Transmite/ - Receive
•–DEN adalah Data Bus Enable
Mikroprosesor
8088 diset pada mode minimum dengan
memberi logika HIGH pada pin 33 dan logika LOW jika difungsikan dalam mode maksimum.
Untuk pengaddressan I/O port dan memori,
8088 menggunakan pin 28, jika pin 28 dalam kondisi HIGH maka address yang
dikirim adalah address untuk I/O port dan jika dalam kondisi LOW maka address
yang difungsikan adalah address dari memori. Selain itu 8088 juga dapat
mengirimkan sinyal RD dan WR (keduanya aktif low) yang bertujuan untuk membaca
dan menulis di memori atau I/O Port.
Mikroprosessor 8088 memiliki empat kelompok register 16-bit, yaitu :
•Data Register
•Pointer dan Index Register
•Flag Register dan
Instruction Pointer
•Segment Register
Register
Data
Register Data, terdiri dari 16 bit
data yang dapat diakses dalam format 2X8 bit. Berikut ini sejumlah register
data:
•AX
(Accumulator), terdiri dari AH dan AL
•BX
(Base), terdiri dari BH dan BL
•CX
(Counter), terdiri dari CH dan CL
•DX
(Data), terdiri dari DH dan DL
Register
Alamat
Register alamat memiliki lebar 16
bit, diantaranya:
•CS
(Code Segment), menyimpan alamat segment dari program.
•DS
(Data Segment), menyimpan alamat segment dari data.
•SS
(Strack Segment), menyimpan alamat segment dari stack.
•IP
(Instruction Pointer), menyimpan alamat offset program.
•Index
Register, terdiri dari Base Index (BI), Source Index (SI), dan Destination
Index (DI).
•Pointer
Register, yakni Base Pointer (BP)
•SP
(Stack Pointer), menyimpan alamat offset dari stack
•BX
(Base), terdiri dari BH dan BL
Rangkaian dari mikroperosesor ini memiliki sistem minimum dalang penerapannya. Dengan adanya sistem minimum dari mikroprosesor 8088 ini mengakibatkan mikroprosesor 8088 dapat menjalankan suatu proses yang dikehendaki oleh penggunanya, berikut gambar blog diagram dari mikroprosesor 8088:
